Situbondo- Memasuki hari terakhir pendaftaran, pasangan calon bupati dan wakil bupati, Gus Abdul Hamid Wahid dan Gus Achmad Fadil Muzakki mendaftar ke kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Situbondo, Selasa (28/07/2015).Putra pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo dan pengasuh Ponpes Al Qodiri, Jember, melalui partai Gerindra dan Partai Persatuan Pembangunan.
Rombongan paslon berangkat dari kantor DPC PPP dengan pengawalan ratusan simpatisan dan penggurus partai pengusung dengan menggunakan becak menuju ke kantor KPUD Situbondo.
Keduanya tiba sekitar pukul 14, 10 WIB dan langsung disambut komisioner KPUD dan Panwaslu Kabupaten Situbondo. Selanjutnya, kedua bersama pengurus partai pengusung masuk untuk menyerahkan kelengkapan pendaftaran sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati.
Calon Bupati Abdul Hamid Wahid mengatakan dirinya berangkat dengan diusung dua partai politik, yakni PPP dan Gerindra.
Menurutnya, dirinya maju dalam pilkada, karena berdasarkan harapan dan keinginan dari masyarakat situbondo.
"Bukan target, tapi ini konsekwensi dalam berpolitik," kata putra sulung alhmarhm kiai Abdul wahid Zaini usai menyerahkan berkas pendaftaran pencalonannnya.
Dikatakan, pihaknya sudah mempelajari sejarah yang ada di situbondo. Namun, Ra Hamid enggan menjelaskan saat ditanyakan terkait sejarah situbondo tersebut.
"Saya kira wartawan sudah tahu seperti apa sejarah situbondo itu," pungkasnya.
Sumber


Situbondo - Tiga pasangan calon (paslon) siap bertarung untuk memperebutkan kursi Bupati dan Wakil Bupati periode 2015 - 2020 Situbondo.
Situbondo- Geliat politik di Situbondo menjelang perhelatan Pilkada mulai menghangat. Mantan Ketua MUI Situbondo, KH Abdullah Faqih Ghufron, menjadi calon bupati pertama yang mendaftarkan diri ke KPU Situbondo, Senin (27/7/2015).

